M

Doa Usai Shalat Hajat

Ketika seseorang memiliki hajat, baik yang berkenaan dengan Allah maupun makhluknya, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk segera berwudhu lalu menunaikan shalat dua rakaat, kemudian membaca doa ini. Hadits tentang doa tersebut antara lain diriwayatkan Imam at-Tirmidzi dan Ibnu Majah.

Bacaan

1 bagian

Bagian 1

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Lâ ilâha illallâhul ḫalîmul karîm. Subḫânallâhi rabbil ‘arsyil ‘adhîm. Alḫamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti raḫmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ yâ arḫamar râḫimîn.

“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Mahasuci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Jangan Kau biarkan satu dosa yang ada padaku kecuali Engkau mengampuninya. Jangan pula Kau biarkan kebimbangan ada padaku, kecuali Engkau membebaskannya. Jangan pula Kau biarkan suatu kebutuhan yang sesuai ridha-Mu kecuali Engkau memenuhinya. Wahai Tuhan yang maha pengasih.”